Gebyar Festival Islami Waworada sebagai Program Puncak BTQ KKM 191 Kalembo Ade
Desa Waworada – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 191 Kalembo Ade menyelenggarakan Gebyar Festival Islami Waworada sebagai program kerja terakhir yang sekaligus menjadi tindak lanjut dari kegiatan mengajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) yang telah dilaksanakan secara rutin setiap minggu. Festival ini bertujuan untuk menjadi wadah evaluasi, apresiasi, dan motivasi bagi anak-anak serta masyarakat dalam mengembangkan kemampuan keagamaan, kepercayaan diri, dan kreativitas.
Kegiatan Gebyar Festival Islami Waworada dilaksanakan selama dua hari , yakni pada tanggal 26–27 Januari 2026 , dengan waktu pelaksanaan setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WITA . Festival ini dirancang tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan antara mahasiswa KKM, anak-anak, dan masyarakat Desa Waworada.
Dalam pelaksanaannya, festival ini menghadirkan tiga cabang lomba , yaitu lomba tartil Al-Qur'an, lomba cerdas cermat, dan lomba fashion show Islami . Lomba ketiga tersebut dipilih untuk mewakili hasil pembelajaran BTQ sekaligus mengembangkan aspek pengetahuan, keberanian, dan ekspresi diri peserta.
Pada hari pertama , kegiatan diawali dengan acara pembukaan , kemudian dilanjutkan dengan lomba cerdas cermat dan lomba tartil . Lomba kedua ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda , yakni Masjid dan Balai Desa , guna menyesuaikan kebutuhan tempat dan mendukung lancarnya kegiatan.
Sementara itu, hari kedua diisi dengan lomba fashion show Islami yang sekaligus menjadi rangkaian acara penutup . Pada hari terakhir ini, suasana festival semakin meriah dengan adanya penampilan tari, pembacaan puisi, persembahan video dokumentasi , serta pembagian hadiah kepada para pemenang lomba.
Pelaksanaan Gebyar Festival Islami Waworada mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat . Hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang mendaftar serta kehadiran para orang tua, khususnya ibu-ibu, yang turut memberikan dukungan dan semangat kepada anak-anak mereka. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat suasana festival berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, Kelompok KKM 191 Kalembo Ade berharap nilai-nilai keislaman yang telah diajarkan melalui program BTQ tidak hanya berhenti pada proses belajar, tetapi juga dapat diterapkan, ditampilkan, dan diapresiasi bersama. Gebyar Festival Islami Waworada menjadi penutup yang bermakna sekaligus bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pelatihan keagamaan dan sosial masyarakat Desa Waworada
Komentar
Posting Komentar